Manfaat dan Jenis susu | INFO PENDIDIKAN DAN KESEHATAN

Manfaat dan Jenis susu





Siapa bilang bahwa hanya bayi dan anak-anak yang perlu minum susu?  Remaja, wanita dewasa, ibu hamil, bahkan para lansia pun perlu minum susu. 
Susu mengandung kelengkapan lima gizi utama yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Sayangnya, konsumsi susu orang Indonesia saat ini masih sangat rendah, yaitu sekitar 2 gelas per orang setiap bulan. Jika  di hitung rata-rata, setiap harinya orang Indonesia hanya minum dua-tiga sendok susu. Sementara Malaysia, mengonsumsi susu lima kali Iebih banyak atau setara dengan 10 gelas per orang setiap bulan. Orang Thailand mengonsumsi 9 gelas, dan orang Filipina 8 gelas per orang setiap bulan.
Rendahnya konsumsi susu di Indonesia itu disebabkan oleh banyak faktor, misalnya, susu dianggap mahal karena masih rendahnya daya beli masyarakat kita namun, bisa juga karena kurangnya pemahaman dan ilmu kita akan manfaat susu.
Kandungan yang Iengkap
Mengapa susu dianggap mempunyai kandungan yang lengkap? dr. Kusdina, Ahmad, MSc. mengatakan bahwa susu adalah minuman yang menyehatkan karena kandungan gizinya terhitung lengkap. Susu mengandung kalsium yang sangat tinggi, fosfor hingga protein.
Kandungan protein dalam susu memang terbilang kecil, tapi kualitasnya baik. Itu karena ia berasal dan produk hewani. Selain itu, susu juga mengandung sejumlah vitamin.
Susu terdiri atas air (water), lemak susu (milk fat), dan bahan kering tanpa lemak (solids nonfat). Bahan kering tanpa lemak mi terbagi lagi menjadi protein, laktosa, mineral, asam (sitrat, format, asetat, laktat, oksalat) , enzim (peroksidase, katalase, pospatase, lipase), gas (oksigen, nitrogen), dan vitamin (vit A, vit. C, vit. D, tiamin, riboflavin).
Karena gizinya yang lengkap inilah ibu hamil disrankan selalu meminumnya. Mengkonsumsi makanan bergizi seimbang ditambah susu akan menghindarkan ibu hamil dan anemia (kurang darah).
Tak bikin gemuk
Kenapa susu tidak membuat gemuk? Banyak wanita enggan meminum susu dengan alasan takut gemuk. Padahal, kandungan lemak pada susu hanya berkisar 2,4 — 5,5% saja. Artinya, kadar lemaknya justru lebih rendah ketimbang yang ada pada goreng-gorengan yang suka kita konsumsi. “Lupa dia bahwa sebetulnya pada gorengan lemaknya lebih banyak. Coba, apa pun kita goreng, mulai makan nasi goreng untuk sarapan sampai nanti pada waktu makan snack, kita makan pisang goreng, dan macam-macam,” ungkap pria yang aktif di ikatan ahli Kesehatan Masyarakat ini.
Lagi pula, bila masih takut gemuk sekarang sudah banyak produk susu dengan kandungan lemak yang lebih rendah, dan Harganya tentu saja lebih mahal. Namun ini bisa menjadi pilihan.
Bagaimana pula dengan kandungan kolesterol di dalam susu? ini juga banyak ditanyakan oleh orang - orang. Padahal, kandungan kolesterol susu pun tidak banyak. Dalam satu gelas susu terkandung sekitar 32 mg kolesterol. ini lebih kecil dibandingkan kandungan kolesterol dalam sepotong daging yang mencapa 54 mg. Bahkan, kalau Anda memang takut dengan kolesterol, telurlah yang mesti anda waspadai Sebab, kandungan kolesterol dalam satu saja mencapai 252 mg.
Lemak susu mengandung beberapa komponen bioaktif yang sanggup mencegah kanker (antikanker potential), termasuk asam linoeat konjugasi (conjugated linoleic acid), sphingomyelin, asam butirat, lipid eter (ether lipids), b-karoten, vitamin paling sedikit mengonsumsi susu cair, namun sangat tinggi dalam mengonsumsi susu bubuk. ini lebih karena kebiasaan. Dulu kan belum ada lemari pendingin untuk menyimpan susu cair. ini berlanjut hingga kini,” ungkap Kusdinar. Padahal, lanjutnya
Mengenal susu yang kita konsumsi
1.      Susu pasteur (pasteurizeid),
Susu cair yang telah melalui proses pasteurisasi pada suhu 72 derajat celcius selama 15 detik, lalu didinginkan pada suhu 10 derajat Celcius dan di kemas dalam botol atau karton  steril. Krim susu akan terpisah dan terkumpul di permukaan. Susu Pasteur hanya tahan beberapa hari dalam lemari es.
2.      Susu homogen (homogenized)
Diperoleh dan susu pasteur yang diproses dengan tekanan tinggi agar Iemaknya tidak
berkumpul di perrnukaan tapi merata dalam susu. Waktu direbus, susu ini harus selalu  diaduk agar lemaknya tidak memisah. Susu
harus disimpan dalam leman es, tahan paling lama 5-7 hari
3.      Susu URT (Ultra HJgh Temperature)
dibuat dan susu cair yang dipanaskan dengar suhu ± 137C. Praktis, karena awet dan tahan berbulan - bulan tanpa disimpan dalam lemari es. Rasanya mirip susu homogen dan Ada berbagai pilihan rasa. Untuk memasak atau membuat kue, pakailah yang tawar
4.      Susu steril.
Susu homogen dalam botol/kaleng steril yang telah dipanaskan hingga 110°C. sehingga menjadi lebih kental dan Tahan lama sekali, bahkan hirigga tahunan sekalipun tidak disimpari dalam lemari es.
5.      Susu evaporasi/susu kerital tawar (evaporated milk).
Jenis susu yang telah diuapkan sebagian airnya, hingga kental untuk menggunakannya tambahkan dua bagian air. Sering dipakal sebagai pengganti krim untuk kopi atau sup.
6.      Susu kental manis (condensed milk)
Sesuai dengan namanya susu ini kental dan manis sekali digunakan untuk membuat kue/pudding. perhitungkan kadar gulanya. Untuk siraman es campur, martabak manis, dan pancake.
7.      Susu bubuk,
Hasil  olah susu segar yang dikeringkan hingga berbentuk bubuk,. Ada yang penuh
dengan kandungan lemak (fullcream), dibuang sebagian lemaknya (low fat) atau yang disebut juga degan tanpa lemak (skim/ non fat). Untuk memperoleh susu cair, Iarutkan 3 sendok makan susu bubuk dalam 250 ml air atau ikuti keteragan pada kemasan.


susu cair jauh Iebih balk dan praktis daripada susu bubuk. Banyak manfaat susu yang terdapat pada bagian cair susu yang disebut whey. Bila sudah diolah menjadi susu bubuk, whey itu hilang. Selain itu, susu bubuk Iebih mudah terkontaminasi karena seringnya kita membuka dan menutup tempat penyimpanan. Belum lagi kalau kita lupa menutup. Kontaminasi bertambah parah bila air pelarutnya tidak higienis. Komposisi susu sapi hampir sama dengan ASI. Perbedaannya pada komposisi kasein dan whey. Pada ASI, komposisinya 60 persen kasein dan 40 persen whey. Sementara susu sapi 80 persen kasein dan 20 whey. Itu membuat susu sapi Iebih sulit dicerna bayi. Dengan komposisi demikian, susu sapi baru aman dikonsumsi saat anak berusia satu tahun. Mengingat pentingnya kandungan gizi dalam susu, maka jangan coret susu dan menu harian kita. Minumlah dua gelas susu setiap hari.

0 Response to "Manfaat dan Jenis susu"