Mengobati hematuria dengan herbal


Pernah mengalami kencing berdarah? Kencing berdarah dalam istilah medisnya dikenal dengan
nama hematuria. Disebut kencing berdarah (hematuria) bila ditemukan darah di dalam urin. Disebutkan herbalis Dr. Setiawan Dalimartha, kencing darah disebabkan banyak hal seperti batu ginjal, infeksi saluran kencing, pembesaran prostat jinak sampai kanker di saluran kencing (ginjal, ureter, kanker kencing, urethra). Herbal tertentu, dikatakan Dr. Setiawan diyakini mampu mengatasi keluhan kencing berdarah. Herbal yang dimaksud umumnya mengandung zat yang bekerja menghentikan perdarahan (hemostatik). 


Pengobatan Herbal
 
Seperti yang dijelaskan di atas, Air kemih yang mengandung darah dapat disebabkan banyak faktor. Maka itu, pemberian herbal pada pasien kencing berdarah tidak bisa hanya didasarkan pada kemampuan sang herbal dalam menghentikan pendarahan saja. Artinya, Setiawan tidak menganjurkan pengobatan herbal secara langsung tanpa didasari diagnosis penyebab pasti keluhan kencing berdarah (hematuria) tersebut. Selain menyaratkan adanya diagnosis di awal pengobatan, Dr. Setiawan menggarisbawahi bahwa dalam pengobatan herbal kencing berdarah, dibutuhkan suatu formula (campuran dan beberapa macam herbal) yang disesuaikan pada diagnosis kelainan urin tersebut. Bila penyebabnya karena batu, dibutuhkan suatu formula herbal yang mengandung kumis kucing dan jombang. Bila dikarenakan infeksi paling tidak mesti disusupkan herbal sambiloto yang memiliki khasiat sebagai antibiotik. Namun, sebagian besar ramuan terdiri dan herbal mengandung efek hemostatik tadi, jelasnya.

Efek Herbal

Seperti halnya menentukan jenis herbal yang akan diberikan, efek pengobatan herbal pada kencing darah juga variatif, tergantung dan kondisi penyebab kencing darah. Bila penyebabnya batu, selama batunya masih besar dan telah melukai endotel (lapisan dalam) saluran dahi kencing, keluarnya darah dari dalam urin tak bisa teratasi saja secara tuntas. Dalam
kondisi tersebut, khasiat herbal hanya mampu pada taraf mengurangi pedarahan.
Berbeda pada kencing berdarah yang disebabkan oleh infeksi di
saluran kencing, herbal umumnya mampu memberikan efek pengobatan yang cepat.
Saat ditanyakan mengenai tingkat keamanan herbal tersebut, Setiawan menegaskan bahwa herbal bersifat aman selama digunakan tidak berlebihan. Namun, tidak dipungkiri juga adanya herbal tertentu yang mengandung racun, seperti golongan alkaloid dan glikosida jantung sehingga pemakaiannya harus berhati-hati dan harus dibawah pengawasan seorang dokter herbalis yang berpengalaman.

Herbal pilihan dengan daya hemastotik diyakini mampu menyudahi hadirnya darah dalam urin. Herbal apa saja yang dimaksud, sejauh mana pula khasiatnya?

 Beberapa Jenis Herbal Untuk Kencing Berdarah
 
Berikut beberapa jenis tumbuhan obat untuk mengatasi kencing berdarah. Perlu diperhatikan pemilihan tumbuhan obat yang akan digunakan didasarkan terlebih dulu pada diagnosis:

1.      Akar Alang-alang



 gambar. ilalang
 
Alang-alang atau ilalang ialah sejenis rumput berdaun tajam, yang kerap menjadi gulma di lahan pertanian. Nama ilmiahnya adalah Imperata cy(indrical. Alang-alang, berkhasiat sebagai obat untuk berbagai gangguan kesehatan, seperti: batu ginjal, infeksi ginjal, kencing batu, batu empedu, buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus, air kemih mengandung darah, prostat, keputihan, batuk rejan, batuk darah, mimisan, demam, campak, radang hati, hepatitis, tekanan darah tinggi, asma, radang paru-paru, jantung koroner, gangguan pencernaan, diare, dan lain-lain. Alang-alang memiliki rasa manis dan sejuk. Hasil penelitian tentang tanaman ini menyebutkan bahwa ada kandungan manitol, glukosa, sakrosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol,simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, dan logam alkali. Dengan kandungan kandungan tersebut, alang-alang bersifat antipiretik (menurunkan panas), diuretik (meluruhkan kemih),dan hemostatik(menghentikan pedarahan). Sifat hemostatik yang bisa menghentikan pedarahan pada alang-alang itulah yang bisa membantu mengatasi keluhan kencing berdarah.

2.      Daun Sendok


  Gambar. daun sendok
 
Seperti alang-alang, Daun sendok (Plantago major) juga memiliki sifat dingin. Selain berkhasiat sebagal antiradang dan peluruh kencing (diuretik), daun sendok juga berkhasiat sebagal astringen karena mengandung tanin yang dapat menghentikan perdarahan. Kandungan kaliumnya cukuptinggi, sehingga dapat meluruhkan urin dan melarutkan batu ginjal yang berasal dan endapan garam kalsium. Daun sendokdapat mengatasi infeksi saluran kencing, batu empedu, batu ginjal, kencing berdarah, maupun perdarahan Iainnya seperti mimisan dan batukdarah.

3.      Biji Daun Sendok
 Gambar. biji daun sendok

Biji daun sendok (bisa dibeli di toko obat Tionghoa dengan nama che qianzi juga bisa mengatasi kencing berdarah. Herbal ini bisa masuk meridian ginjal, sehingga bisa meningkatkan kerja ginjal. Menurut ilmu tradisional China, libido (perangsang birahi) bisa meningkatjika fungsi ginjal membaik. Pada orang normal, perangsang birahi bisa meningkatkan ereksi. Pada gangguan endotel pembuluh darah penis yang diakibatkan penyakit kronik degeneratif (seperti: pada hipertensi dan diabetes mellitus fungsi afrodisiak daun sendok untuk meningkatkan ereksi tidak bermanfaat. Untuk hal seperti ni, dibutuhkan herbal yang mengandung coenzim Qi 0 sebagai pendonor NO (nitric oxide) sehingga lambat laun disfungsi ereksi membaik.

 
Tips  dalam konsumsi herbal
 
Meskipun herbal bisa membantu mengatasi kencing berdarah, sebaiknya Anda tetap memperhatikan tips - tips di bawah ini agar tetap aman:
1.      Gunakan herbal yang terbukti aman, bermanfaat, dan efektif.
2.      Hindari penggunakan dosis berlebihan dan dosis yang telah ditentukan.
3.      Formula herbal (ramuan) pada kencing darah tergantung penyebabnya. Jadi, diagnostik harus ditegakkan terlebih dahulu.
4.      Walaupun bermanfaat, bila herbal bersifat toksik sebaiknya dihindari dan gunakan herbal lain yang terbukti keamanannya.
5.      Jangan terlalu percaya pada anjuran teman atau kerabat untuk menggunakan herbal tertentu yang belum terbukti keamanannya dan efektivitasnya, kecuali anjuran menggunakan buah dan sayuran yang biasa dikonsumsi sehari-hari.



0 Response to "Mengobati hematuria dengan herbal"