Manfaat Anggur dari segi kesehatan


Bergembiralah bila Anda memiliki hobi menyantap buah anggur. Di balik bentuknya yang mungil, tersimpan berjuta kebaikan untuk kesehatan. Anggur memang banyak peminatnya. Sayang, kebanyakan orang menyukainya tak Iebih karena rasanya yang manis dan segar, dan bukan karena khasiatnya. Sepertinya “kekayaan” anggur belum banyak dikenaI. Anggur tidak hanya terbatas sebagai sajian buah di atas meja atau di dalam lemari pendingin saja. Buah dan tanaman merambat ini juga dapat membantu mengobati berbagal penyakit seperti gangguan pencernaan, Iemah jantung dan masalah kulit. Demikian penjelasan Dr. Setiawan Dalimartha, Ketua Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional Timur (PDPKT). Berikut ini, Dr. Setiawan memaparkan berjuta khasiat anggur agar Anda bisa mendapatkan manfaat maksimalnya. Kaya Nutrisi Buah anggur termasuk dalam suku Vitaceae dan genus Vitis. Bentuknya bulat sampal lonjong, berkulit tipis transparan, berwarna hijau, merah, sampal hitam, berbiji atau tanpa biji, rasanya asam sampai manis. Anggur mempunyai batang tegak yang memanjat dengan bentuk daun yang menjari. Untuk pertumbuhan yang baik, dibutuhkan daerah dengan temperatur hangat. Ada tiga spesies yang dikenal, yaitu European grapes, North American grapes, dan French hybrids. Anggur dikenal mempunyai nilai gizi yang sangat luar biasa, Nutrisi yang dimiliknya antara lain artaric acid, mall acid, pectin, tanin, flavone glycosides, flavonoid (anthocyanin), resveratrol (senyawa dan grup phytoalexins), vitamin (A, Bi, B2, B6, B12, C), mineral (mangan), dan gula. Semakin gelap warna buah anggur, semakin tinggi kandungan flavonoidnya. Setiap 100 g atau setara 2/3 cangkir menyediakan 69 kalori, 0,7 g protein, 0,2 g lemak, 18,1 g karbohidrat, 1 g serat, dan 15,5 gula alami (glukosa dan fruktosa). Baik Untuk Jantung Anda mungkin pernah mendengar teori The French Paradox bahwa min uman anggur merah (red wine) dapat mengurangi risiko serangan jantung. Hal itu bermula dan pengamatan bagaimana orang Perancis yang mengonsumsi banyak Iemak jenuh dan kolesterol tetapi benisiko rendah terhadap penyakit jantung dibanding dengan orang Amenika. Setelah diamati., ternyata kondisi tersebut ada hubungannya dengan kebiasaan masyarakat Prancis yang suka mengkonsumsi red wine setiap hari (khusus muslim tidak diperbolehkan minum karena haram dan sifatnya memabukkan). Penelitian menunjukkan red wine mengandung flavonoid (dan anggur) yang merupakan anti oksidan kuat yang dapat memperbaiki keadaan aterosklerosis dan meningkatkan kandungan antioksidan di dalam darah, yang akan melindungi 
anggur



kerusakan pembuluh darah dan mencegah penggumpalan trombosit (agregasi trombosit). “Penggumpalan trombosit menyebabkan terbentukn trombus yang dapat menyumbat pembuluh darah,” terang Dr.Setiawan Senyawa penting lainnya pada anggur adalah resveratrol A (tertinggi dibanding mulberry dan kacang tanah). Resvenatrol berkhasiat antioksidan juga mengurangi pembentukan plak di dalam pembuluh darah arteri, dan mengurangi risiko timbulnya ateroskierosis. Kulit buah anggur segar per porsi hidangan mengandung sekitar 5-10 mg resveratrol, sedangkan red wine mengandung 1,5-3 mg per liter.
 
Pelawan Set Kanker

Perjalanan anggur sebagai makanan obat sebenarnya telah dikenal sejak zaman Mesir kuno. Selain disajikan sebagai buah meja, buah anggur telah dimanfaatkan untuk mengobati gangguan pencernaan. Tidak perlu heran mengapa anggur berkhasiat tersebut karena anggur kaya akan kandungan magnesium sehingga berkhasiat menjadi pencahar
ringan. Tidak hanya itu, anggur bisa dijadikan alternatif penawar racun (detoksifikasi), peluruh kencing (diuretik), menghentikan perdarahan, melancarkan aliran darah, antikanker dan memperkuat tubuh untuk melawan penyakit terutama pada fungsi hati yang buruk.
Tak melulu dimakan mentah agar bisa berkhasiat, buktinya anggur yang dikeringkan (kismis) kaya akan trace mineral seperti boron, antioksidan, vitamin (B1, B6), dan serat. Kandungan seratnya yang tinggi membuat kismis dimanfaatkan untuk melancarkan buang air besar. Kismisjuga berkhasiat menjadi peluruh dahak ringan (mildly expectorant) dan emollient yang akan meringankan batuk. “Anggur yang dijadikan cuka ternyata berkhasiat astringen dan menyejukkan kulit,” imbuh Dr. Setiawan.

Biji, Daun, Ranting, Tidak Kalah Berkhasiat.
 
Inilah istimewanya anggur, tak hanya buahnya saja yang berkhasiat. Biji, daun dan rantingnya pun memiliki manfaat yang tak kalah hebat. Semua dijelaskan oleh Dr. Setiawan. Sebagian orang pasti berpikir dua kali jika diminta makan anggur dengan bijinya sekaligus. Mulai sekarang, buang rasa enggan itu karena sepertiga kandungan flavonoid justru terkandung pada biji. Biji anggur mengandung lemak tidak jenuh ganda dengan kandungan flavonoid tinggi berupa procyanolic oligomers yang digunakan secara luas untuk pengobatan varises dan gangguan vena Iainnya, termasuk memperbaiki ateroskierosis. Daun anggur terutama yang
berwarna merah berkhasiat astringen (zat yang mempunyal kemampuan mengerutkanjaringan sehingga dapat mengurangi sekresi) dan anti radang. Keajaiban daun anggur Iainnya
membantu pengobatan varises, wasir (hemoroid), rapuhnya pembuuh darah halus (capillary fragility), tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, gangguan berkemih, dan sindrom menopause.

Daun anggur yang diseduh air panas dapat digunakan untuk pengobatan diare. Cairan itu yang berkhasiat anti radang juga bisa digunakan untuk berkumur pada sariawan, radang gusi, dan sakit tenggorokan. Lalu bagaimana dengan rantingnya? Abu dan ranting anggur yang dibakar bisa membersihkan gigi yang hitam. Ranting anggürjuga berkhasiat peluruh kencing (diuretik) sama seperti pada daunnya. Jadi,tak diragukan lagi, kandungan khasiat anggur bagi kesehatan
ternyata sangat banyak. Jadi mulailah membiasakan makan anggur dan sekarang (tetapi jangan minum yang sudah berbentuk wine, karena haram).

0 Response to "Manfaat Anggur dari segi kesehatan"