Keutamaan dan Manfaat Pepaya | INFO PENDIDIKAN DAN KESEHATAN

Keutamaan dan Manfaat Pepaya


Selama ini saya suka sekali dengan buah papaya dan ternyata kesukaan saya Buahnya dikenal sebagai gudangnya vitamin. Daun dan bunganya enak disayur. Akar, batang, dan bijinya bermanfaat obat. Betul-betul Kaya Manfaat
PEPAYA (Carica Papaya) merupakan buah yang sangat familiar,terutama orang Indonesia. Buah meja ini tak hanya sedap disantap, hampir seluruh bagian tanaman pepaya dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan pangan maupun untuk bahan obat. Mulai dan akar, daun, buah, sampai bijinya pun bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagal penyakit. Hebatnya lagi, dibandingkan dengan jeruk, kandungan vitamin C pada papaya jauh Iebih tinggi.
Buah pepaya kaya akan sumber gizi dan harganya relatif murah.
Pepaya atau betik(bahasa Melayu) adalah tumbuhan yang berasal dan AmerikaTengah, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di daerah pasifik selatan dan seluruh daerah tropis. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dan bahasa BeIanda,”papaja” DaIam bahasa Jawa pepaya disebut” kates ” dari dalam bahasa Sunda ”gedang”.
Pohon papaya merupakan pohon tanpa cabang dengan batang Iunak Pohon pepaya bisa mencapai tinggi 10 m atau Iebih. Batang, daun dan buah kaya akan getah. Pohon pepaya bisa berbunga dan berbuah sepanjang tahun.
Bunga pepaya memiliki mahkota bunga berwarna kuning pucat dengan tangkai atau duduk pada batang. Bunga jantan pada tumbuhan jantan tumbuh pada tangkai panjang.
Bunga biasanya ditemukan pada daerah sekitar pucuk.
Buah pepaya dimakan dagingnya, baik ketika muda maupun masak. Daging buah muda dimasak sebagai sayuran (ditumis). Daging buah masak dimakan segar atau sebagal campuran cocktail. Bentuk buah bulat hingga memanjang, dengan ujung biasanya meruncing. Warna buah ketika muda hijau gelap, dan setelah masak hijau muda hingga kuning. Bagian tengah bulan berongga. Biji-biji berwarna hitam atau kehitaman dan terbungkus semacam lapisan berlendir untuk mencegahnya dan kekeringan.

Manfaat Pepaya
 
Pada tahun 1992, The Center for Science in the Public Interest (CSPI) di Washington, Amerika, meneliti manfaat kesehatan pada 40 jenis buah pepaya. Penilaian didasarkan pada sembilan jenis vitamin, potasium, dan serat yang terkandung dalam setiap jenis buah dalam hal angka kecukupan gizi (AKG). Dan penelitian itu, ditetapkan bahwa pepaya merupakan buah yang paling menyehatkan disusul semangka, stroberi, jeruk orange, dan jeruk tangerine. Ditambah dengan ketersediaannya sepanjang tahun, rasanya yang enak, dan harganya yang mudah, menempatkan pepaya sebagai buah idola di antara buah-buah Iainnya.
Buah pepaya yang matang sangat unggul dalam hal kandungan betakaroten, betacryptoxanthin, lutein, dan zeaxanthin. Betakaroten adalah provitamin A yang juga antioksidan ampuh untuk melenyapkan radikal bebas.Sedangkan tiga nutrisi Iainnya adalah antioksidan yang mampu mencegah kanker dan penyakit-penyakit degeratif. Vitamin lain yang juga dominan adalah vitamin C dan folat. Komposisi mineral dalam pepaya matang pun sangat baik yaitu dominan potasium dan sedikit sodium. Ia juga kaya kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, seng, dan selenium. Keunggulan lain buah pepaya selain rendah sodium, adalah rendah lemak dan non-kolesterol.
Selain itu, buah pepaya yang mengandung enzim papain juga bermanfaat untuk memperlancar pencernaan protein. Enzim papain yang terkandung dalam pepaya memiliki banyak fungsi misalnya untuk memecah makanan menjadi protein,lalu memecah protein menjadi arginin sehingga dapat diserap oleh tubuh.Enzim papain selain terkandung dalam buah juga terkandung dalam daun pepaya. Menurutnya,enzim papain memiliki kasiat menyembuhkan radang usus dan hati. Selain itu, juga bisa bermanfaat untuk memperbaiki pencernaan dan menambah nafsu makan.
Setiap Bagian Bermanfaat

Selain buah yang jelas bermanfaat, daun, biji, dan akarnya pun berguna. Menurut Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo, Apt, Guru Besar Departemen Farmasi,FMIPA Universitas Indonesia, hampir setiap bagian pohon pepaya mengandung komponen kimia. Pada daunnya terdapat enzim papain, alkaloid carpaine, pseudo-carpaine, nicotine, continine, myosmine dan glikosida carposide, vitamin B1,vitamin B2 dan vitamin C. Sementara pada buahnya, terdapat zat warna antheraxanthin, cryptoxanthin, betac arotene,6,7-epoxylinalool, asam-asam organik sitrat, malat, glutarat, tartrat, askorbat (vitamin C) dan galakturonat.
“Tidak hanya itu, pada bijinya juga terdapat komponen kimia, seperti: asam lemak rantai panjang, benzyl isothiocyanate,” terangnya.
Bila bagian buah banyakjadi incaran masyarakat. Lain halnya dengan daun dan bunganya. Meski bisa dikonsumsi dalam bentuk disayur, tapi masih belum banyak dilirik sebagai sayuran favorit. Pahit, begitu pendapat sebagian orang, padahal, dibalik rasa pahitnya, balk daun maupun bunganya menjanjikan banyak manfaat. Ini dibenarkan oleh Prof. Sumali.
Menurut penjelasan Prof. Sumali, daun papaya bermanfaat sebagal antioksidan, antidiabetes mellitus dan lain sebagainya. Begitu juga bunga dan bijinya, menurut Prof. Sumali juga bisa memberikan manfaat.
Berikutnya, pada daun papaya diuraikan Prof. Sumali juga terkandung alkaloid carpaine dan senyawa karpain. Meskipun alkaloid carpaine bisa menyebabkan muntah, menurutnya komponen kimia ini berkhasiat sebagai antimalaria. Sedangkan karpain adalah zat yang bisa bermanfaat dalam membunuh mikroorganisme yang sering mengganggu fungsi pencernaan.
 
Secara keseluruhan, Prof.Sumali menguraikan ekstrak daun papaya juga berkasiat sebagai antioksidan dan mencegah alergi. Bahkan, ekstrak daun papaya juga bisa menurunkan kadargula darah dan juga bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan sel tumor. Ekstrak biji papaya bisa membantu menurunkan tekanan darah (hipotensiva) dan bisa digunakan untuk obat kecacingan. Sedangkan, ekstrak bunganya menunjukkan aktivitas sebagal antitumor yang dibuktikan secara invitro menggunakan sel tumor Raji.
Di dalam PBMC (peripheral blood mononuclear cells) produksi IL-2 dan lL-4 berkurang setelah diberikan ekstrak daun papaya, sehingga bisa mengubah efek imunomodulator, sehingga menghambat pertumbuhan sel tumor dan dapat mencegah alergi,”terangnya.
 
Jus dan Ramuan Daun Pepaya
 
Menurut Prof. Sumali, daun papaya (atau biji dan buah) tidak bersifat racun. Mengonsumsinya, selama dengan cara yang benar tidak akan
menimbulkan efek samping. Sebagian masyarakat mengolah daun atau bunga papaya sebagai menu sayuran. Selain itu, daun pepaya juga
bisa dikonsumsi dalam bentuk jus atau dengan rebusan tradisional.
 
Cara membuat Jus Daun Pepaya
Cara Meramu
·         Ambil daun pepaya yang segar dan memiliki ukuran sebesar telapak tangan.
·         Cuci bersih,lalu potong-potong untuk
mempermudah.
·         Tambahkan sedikit garam dan air hangat
setengah cangkir.
·         Masukkan daun papaya, garam dan air hangat lalu diblender.
·         Saring dan ambil airnya kemudian diminum.

Rebusan Daun Pepaya
 Cara Meramu
·         Ambil satu lembar daun papaya yang segar
·         Cuci bersih, lalu potong-potong untuk
mempermudah
·         Tambahkan asam jawa dan garam secukupnya
·         Campurkan daun papaya, asam jawa dan
garam dengan segelas air dan rebus
·         Dinginkan sebelum meminum ramuan pepaya tersebut.

0 Response to "Keutamaan dan Manfaat Pepaya"