Bagaimana cara silahturahmi tetap terjaga di tengah kesibukan bekerja

Bagi seorang pekerja, waktu dalam sepekan biasanya 5 hari dari Senin-Jum'at digunakan untuk bekerja otomatis cuma punya sisa waktu 2 hari. itupun biasanya digunakan untuk anak-anak. lalu kapan waktu untuk tetangga, keluar besar dan teman-teman dekat?.

Hal ini biasanya sangat sulit sekali untuk dilakukan oleh orang-orang yang ketika setiap harinya dilalui dengan bekerja. bekerja setiap hari memang harus dilakukan, agar dapat mencukupi kebutuhan pribadi, dan memang sebuah kebutuhan primer. Jika tidak melalukan proses ini maka, kehidupan akan susah sekali dijalankan, apalagi kebutuhan itu berhubungan dengan perut. tentu saja membutuhkan sesuatu untuk dimakan, dan untuk mendapatkan makanan maka tahap yang harus dilalui adalah dengan melakukan kerja.

Dengan adanya kebiasaan kerja ini rata-rata orang jarang berkomunikasi dengan orang lain terutama dengan tetangga ataupun saudara kita. Sehingga jika terjadi seperti ini maka, akan terjadi kesenjangan antara tetangga ataupun saudara sendiri. Jika ini terjadi maka sikap egois antar individu akan terjadi termasuk kepada saudara sendiri.

Sehingga rutinitas pekanan kita seringkali menjadi alasan untuk tidak sempat menjalin silahturahim. padahal ada beberapa kiat yang bisa kita lakukan, agar silaturrahim tetap terjalin baik maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan
Hal yang perlu diperhatikan adalah:
  1. Ketika keluar rumah, usahakan untuk menyapa tetangga yang dikenal. atau sempatkan berbincang-bincang sejenak minimal memberikan senyuman
  2. sesekali memberi makanan, masakan atau apa saja ke tetangga dekat. dengan cara ini walaupun jarang mengobrol, tetangga kita bisa mengenali kita
  3. apabila habis bepergian, jangan lupa siapkan oleh-oleh untuk tetangga dekat kita
  4. berusaha semaksimal mungkin, menghadiri undangan acara pernikahan, khitanan, atau syukuran. bila berhalangan hadir bisa dengan mengirimkan hadiah atau bingkisan
  5. Jika ada tentangga, saudara / teman sedang sakit atau melahirkan, berusahalah menjenguknya. minimal menelpon atau menanyakan keadaannya dan berdoa untuknya.
  6. ketika menemui kesulitan untuk bersilaturrahmi secara langsung bisa kita lakukan silaturahim melalui SMS, WA taupun sosial lainnya dengan menanyakan kabar atau berbagi informasi
  7. Dengan mendoakan, keluarga, teman-teman, sahabat atau tetangga, ikatan silaturrahmi akan dapat dirasakan begitu kuat.
  8. Apabila anda punya keahlian untuk memberikan les kepada anak-anak tetangga. sehingga bisa terjalin komunikasi dengan orang tuanya.
Semoga artikel ini bermanfaat, sampai bertemu kembali dengan artikel berikutnya.

0 Response to "Bagaimana cara silahturahmi tetap terjaga di tengah kesibukan bekerja"